StoryJourney: AI Text-to-Video untuk Bite Size Learning

Apa Itu StoryJourney? AI Text-to-Video untuk Membuat Video Pembelajaran dan Training
Materi sudah siap, tetapi mengubahnya menjadi video membutuhkan pekerjaan tambahan. Guru perlu menyusun cerita dan merekam penjelasan. Tim pelatihan harus merangkum dokumen, menyiapkan visual, lalu menyesuaikan video ketika ada perubahan prosedur. Revisi satu bagian pun bisa membuat proses produksi terasa panjang.
StoryJourney adalah produk eJourney berbasis AI untuk membuat video animasi dari topik, script, atau dokumen. Dengan pendekatan text-to-video, perorangan maupun institusi dapat membuat materi visual untuk pembelajaran dan pelatihan, lengkap dengan voiceover, musik latar, dan subtitle.
StoryJourney berfokus pada video berdurasi 2-5 menit untuk mendukung bite size learning: penyampaian materi dalam bagian singkat dan terarah. Pengguna dapat mengaksesnya melalui app.storyjourney.ai dan mulai mencoba sendiri dengan kredit awal.
Dari topik atau dokumen menjadi video animasi
Tidak semua orang memulai pembuatan video dengan bahan yang sama. Ada guru yang baru memiliki topik, ada dosen yang sudah menulis penjelasan, dan ada tim HR yang memegang dokumen pelatihan panjang.
StoryJourney menyediakan tiga titik awal tersebut:
Bahan awal & contoh penggunaan
-
Topik: Guru ingin membuat video pengantar tentang siklus air.
-
Script: Dosen sudah menyiapkan naskah penjelasan sebuah konsep.
-
Dokumen: Tim HR ingin mengolah materi orientasi menjadi video singkat.
Pengguna dapat meninjau dan mengedit script agar sesuai dengan tujuan materi, istilah yang digunakan, dan kebutuhan penonton. Tahap ini membantu memastikan video menjelaskan hal yang tepat sebelum hasil akhirnya dibuat.
Misalnya, materi untuk siswa SMP membutuhkan pilihan kata yang berbeda dari pelatihan untuk supervisor. Meskipun topiknya sama-sama tentang komunikasi, contoh dan kedalaman pembahasannya perlu disesuaikan.
Bite size learning: satu video, satu fokus pembelajaran
Dalam artikel ini, bite size learning merujuk pada pembelajaran melalui materi singkat dengan cakupan yang terfokus. Durasi video StoryJourney, yaitu 2-5 menit, ditujukan untuk membantu penyajian materi dalam format tersebut.
Bayangkan satu dokumen orientasi karyawan berisi pengenalan perusahaan, alur pengajuan cuti, penggunaan perangkat kerja, dan prosedur pelaporan kendala. Materi itu dapat direncanakan menjadi beberapa video dengan tujuan yang berbeda, sehingga karyawan bisa membuka bagian yang sedang dibutuhkan.
Pendekatan serupa dapat diterapkan di sekolah. Guru dapat menyiapkan satu video untuk menjelaskan konsep, kemudian menggunakan waktu di kelas untuk latihan, pertanyaan, dan diskusi.
Agar materi tetap terarah, pembuat video dapat memulai dari pertanyaan sederhana: setelah menonton, apa yang perlu dipahami atau bisa dilakukan penonton? Jawabannya menjadi panduan untuk memilih isi yang masuk ke dalam video.
Edit bagian yang perlu diperbaiki sebelum generate video
Salah satu fitur utama StoryJourney adalah keleluasaan mengedit bagian-bagian video tanpa harus langsung membuat ulang seluruh hasil setiap kali ada perubahan.
Pengguna dapat mengubah:
-
Script, untuk memperbaiki penjelasan atau pilihan kata.
-
Posisi elemen dan adegan, untuk menyesuaikan penyajian visual.
-
Voiceover, untuk menyesuaikan narasi.
-
Musik latar, untuk mendukung suasana video.
-
Subtitle, untuk menyelaraskan teks dengan materi.
Tombol generate video tersedia sebagai langkah tersendiri yang dapat diklik ketika pengguna siap. Artinya, pengguna bisa menyelesaikan beberapa penyesuaian terlebih dahulu tanpa harus menunggu generate ulang seluruh video setelah setiap edit.
Misalnya, tim pelatihan menemukan istilah yang perlu diganti, posisi elemen yang kurang tepat, dan subtitle yang harus diperbaiki. Ketiganya dapat ditangani dalam proses penyuntingan sebelum pengguna memilih untuk generate video.
Untuk kebutuhan identitas visual tertentu, karakter custom dapat diajukan melalui permintaan khusus.
Voiceover AI, rekaman sendiri, dan musik latar
StoryJourney menyediakan voiceover berbasis AI serta pilihan menggunakan rekaman suara sendiri. Pengguna dapat memilih pendekatan yang sesuai dengan materi dan hubungan dengan penontonnya.
Seorang guru, misalnya, mungkin ingin menggunakan suaranya sendiri agar penjelasan terasa akrab bagi siswa. Tim pelatihan dapat memilih voiceover AI untuk menyiapkan narasi sesuai kebutuhan produksi.
Tersedia pula musik instrumental tanpa lirik dalam library. Musik dapat dipilih sebagai pendukung penyampaian, dengan tetap menjaga agar narasi terdengar jelas.
Pilihan bahasa mencakup Bahasa Indonesia, Inggris, Vietnam, Mandarin, dan Melayu. Materi tetap perlu ditinjau, terutama jika mengandung istilah teknis, nama produk, atau prosedur khusus institusi.
Contoh penggunaan StoryJourney di sekolah dan kampus
StoryJourney dapat digunakan untuk menyiapkan penjelasan visual yang kemudian dilengkapi dengan kegiatan belajar.
Contohnya, guru membuat video tentang perbedaan kebutuhan dan keinginan. Setelah menonton, siswa diminta mengelompokkan contoh pengeluaran dan menjelaskan alasannya. Video menjadi pengantar untuk percakapan yang lebih mendalam.
Di perguruan tinggi, dosen dapat menyiapkan video pengenalan konsep sebelum pertemuan. Mahasiswa kemudian membawa pertanyaan atau membahas contoh penerapannya saat kelas berlangsung.
Beberapa bentuk materi yang bisa direncanakan antara lain:
-
Pengantar topik sebelum pembelajaran.
-
Penjelasan konsep dengan contoh sehari-hari.
-
Ringkasan untuk mengulang materi.
-
Petunjuk tugas atau tahapan proyek.
-
Orientasi layanan sekolah dan kampus.
Tujuan pembelajaran, ketepatan isi, dan aktivitas setelah menonton tetap perlu dirancang oleh pendidik. Video yang selesai dibuat menjadi bagian dari proses tersebut.
Contoh penggunaan untuk pelatihan karyawan
Dalam pelatihan karyawan, materi sering perlu diperbarui mengikuti perubahan proses kerja. StoryJourney memberi ruang untuk menyesuaikan script, adegan, dan audio ketika kebutuhan materi berubah.
Misalnya, sebuah perusahaan ingin menjelaskan cara melaporkan kendala operasional. Tim pelatihan dapat menyusun video singkat yang menunjukkan situasi, informasi yang perlu disiapkan, dan langkah pelaporannya.
Penggunaan lain dapat mencakup orientasi karyawan baru, pengenalan produk, komunikasi dengan pelanggan, atau pengingat prosedur internal. Materi perlu ditinjau oleh penanggung jawab terkait sebelum digunakan.
Untuk menilai manfaatnya, institusi dapat melengkapi video dengan pertanyaan singkat, simulasi, atau observasi praktik. Dengan begitu, evaluasi mencakup pemahaman dan penerapan materi, selain penyelesaian tontonan.
Di mana bisa mencoba StoryJourney dan melihat contohnya?
Perorangan maupun institusi dapat mulai menggunakan StoryJourney melalui app.storyjourney.ai. Kredit awal tersedia untuk mencoba alur pembuatan video secara mandiri.
Siapkan satu materi dengan cakupan sederhana sebagai percobaan pertama. Mulai dari topik, script, atau dokumen, kemudian tinjau isi dan sesuaikan elemen video sebelum memilih generate.
Untuk melihat contoh video, kunjungi playlist YouTube StoryJourney sebagai referensi bentuk penyajian materi.
Ingin menerima video siap pakai? Tersedia jasa end-to-end
Bagi individu atau institusi yang ingin menyerahkan proses produksi kepada tim, StoryJourney juga menyediakan jasa pembuatan video end-to-end.
Layanan ini mencakup penulisan script, animasi, voiceover, infografis, dan revisi sesuai kesepakatan proyek. Tim membantu mengolah kebutuhan materi menjadi video, sehingga pengguna tidak perlu menjalankan seluruh proses produksi sendiri.
Jika Anda membutuhkan video dalam waktu dekat dengan anggaran yang terukur, diskusikan jumlah video, durasi, materi sumber, dan target penyelesaiannya. Informasi tersebut membantu tim menyusun penawaran dan jadwal yang sesuai.
Mari bahas kebutuhan video pembelajaran atau training Anda bersama tim StoryJourney. Kami dapat membantu menentukan pendekatan yang sesuai, baik melalui penggunaan mandiri maupun layanan end-to-end.
Hubungi WhatsApp +62 822-2908-9679 atau isi formulir untuk menjadwalkan diskusi.