Apa itu TKA dan Bagaimana dengan UN?

Sistem evaluasi pendidikan di Indonesia kembali mengalami transformasi besar. Setelah penghapusan Ujian Nasional (UN) beberapa tahun lalu, kini pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkenalkan instrumen baru bernama Tes Kemampuan Akademik (TKA). Mulai November 2025, TKA resmi diselenggarakan untuk jenjang SMA sebagai asesmen standar nasional yang baru.
Apa Itu Tes Kemampuan Akademik (TKA)?
Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah asesmen standar nasional yang dirancang khusus untuk mengukur capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu sesuai dengan kurikulum yang berlaku secara objektif dan komprehensif. Berbeda dengan evaluasi sebelumnya yang lebih fokus pada pemetaan mutu sekolah secara umum, TKA lebih ditujukan untuk mengukur kemampuan individu siswa dalam penguasaan materi akademik.
TKA Sebagai Pengganti Ujian Nasional (UN)
TKA hadir untuk mengisi peran yang sebelumnya dipegang oleh Ujian Nasional (UN). Jika UN dahulu menjadi momok bagi siswa karena menentukan kelulusan, TKA memiliki fungsi yang berbeda. Berdasarkan data dari Brain Academy, TKA tidak lagi menjadi standar penentu kelulusan siswa dari sekolah, melainkan diposisikan sebagai indikator seleksi menuju jenjang pendidikan berikutnya serta alat ukur kemampuan akademik yang lebih akurat.
Perbedaan Utama: TKA vs Ujian Nasional (UN)
Memahami perbedaan antara TKA dan UN sangat penting agar siswa tidak merasa tertekan dengan adanya sistem baru ini. Berikut adalah beberapa perbedaan mendasarnya:
-
Tujuan Evaluasi: UN digunakan untuk menentukan kelulusan siswa, sedangkan TKA digunakan sebagai dasar seleksi ke jenjang pendidikan selanjutnya dan pemetaan kemampuan individu.
-
Sifat Ujian: UN bersifat wajib bagi seluruh siswa di akhir jenjang pendidikan, sementara TKA cenderung tidak wajib untuk kelulusan namun penting bagi mereka yang ingin melanjutkan studi.
-
Materi yang Diujikan: TKA menekankan pada pemahaman konsep dan kemampuan inferensial. Mata pelajaran yang diuji mencakup mapel wajib (Bahasa Indonesia, Inggris, Matematika) dan mapel sesuai peminat (seperti Fisika, Kimia, Biologi).
-
Format Soal: TKA mengadaptasi format soal yang lebih variatif, termasuk Pilihan Ganda Kompleks (PGK) yang menuntut penalaran lebih mendalam dibanding pilihan ganda biasa pada UN.
Di Mana Mencari Latihan Soal dan Kunci Jawaban TKA?
Bagi para siswa yang ingin mempersiapkan diri, sudah tersedia berbagai sumber simulasi soal agar terbiasa dengan model soal TKA. Anda dapat mengakses beberapa sumber berikut:
-
Ruangguru: Platform ini menyediakan simulasi soal lengkap untuk mata pelajaran wajib seperti Bahasa Indonesia, Inggris, dan Matematika. Temukan contoh soalnya di Simulasi Soal TKA SMA.
-
Scribd: Tersedia dokumen latihan dalam format PDF yang mencakup soal-soal TKA untuk mata pelajaran tertentu, seperti Try Out TKA Bahasa Inggris.
-
Rumah Pendidikan: Informasi teknis mengenai kisi-kisi dan panduan pendaftaran dapat diakses melalui portal resmi Pusat Informasi Kemendikdasmen.
-
eJourney: menghadirkan program pelatihan dan simulasi soal yang adaptif. Materi latihan di sini selalu diperbarui mengikuti tren ujian terbaru, memastikan siswa mendapatkan materi yang paling relevan dengan kebutuhan kompetensi saat ini.
Latihan secara konsisten menggunakan soal-soal prediksi ini akan membantu siswa beradaptasi dengan tingkat kesulitan TKA yang lebih mengedepankan kemampuan berpikir kritis dibandingkan sekadar menghafal rumus.
Conclusion
Tes Kemampuan Akademik (TKA) menandai babak baru dalam sistem seleksi dan evaluasi pendidikan di Indonesia yang lebih objektif. Dengan bergesernya fokus dari penentu kelulusan menjadi indikator seleksi, diharapkan beban psikologis siswa berkurang namun standar akademik tetap terjaga. Ke depannya, TKA diprediksi akan menjadi kunci utama bagi siswa untuk memetakan bakat dan kemampuan mereka sebelum melangkah ke perguruan tinggi atau dunia profesional.